Langsung ke konten utama

Unggulan

“ THE TRUTH UNTOLD ”

“ The Truth Untold ”  Sebuah pesan untuk ternoda  Oleh: reka andriani ‘ Bagian pertama tulisan ini Hei, jangan menghakimiku hanya karena judul tulisan ini Bahasa Inggris dan aku menceritakannya dalam Bahasa Indonesia ya. Kalian tau kan betapa repotnya kalau aku menulisnya dengan Bahasa Inggris hehe. Aku hanya menulis ini sebagai cerita yang setidaknya harus kukenang. Itu saja. Semoga kalian senang dengan ceritaku. Selamat membaca teman. ... Malam ini bintang-bintang bertabur dan berpadu dengan sinarnya yang apik seakan bergelayut manja kepada sang langit malam. Seolah sedang memamerkan pesonanya kepada jutaan pasang mata yang melihatnya, atau bahkan yang tak sengaja melihatnya. Sebentar, aku lupa menceritakan bulan. Saat itu bulan pun ikut mendampingi langit malam. Sinarnya yang elok berpedar diseluruh wajah bumi menjadikannya primadona malam ini, ditambah dengan gemerlapnya bintang seperti kilau intan yang tak dapat dibayar oleh apapun. Malam ini terasa sesem...

Cerita ku


“ SUATU HARI KU “
Karya : Reka Andriani P.

Semua cerita tentang kisah cinta memiliki cerita tersendiri, bahkan cerita yang sama sekalipun tetap akan berbeda akhirnya. Karena manusia dan segala cintanya berbeda.
***
Aku yang menulisnya dan inilah kisahku.
Kekosongan demi kekosongan telah menyelimuti sesuatu dalam diriku. Jangan bertanya apa dan bagaimana itu terjadi, karena semua yang terjadi tanpa sebab dan entah bagaimana jadi seperti ini.
Aku hanya bisa berbisik kepada angin, hanya untuk menjelaskan bahwa aku merindukannya. Cerita kuno memang. Ia telah berhasil dari awal, ia memilikiku. Ketahuilah, awalnya aku tidak mengharapkannya melebihi apapun. Tapi aku coba untuk mengikuti semua alur yang telah ia buat untuk kulewati. Perlahan aku mulai tertarik disetiap langkah yang kulalui. Aku pun mulai serakah, ingin tau lebih jauh apa yang ada diujung jalan itu, jalan yang semakin kulalui semakin membuatku sesak dan juga telah berhasil memaksaku membuat memori di otakku.
Aku tak mudah untuk mengizinkan otakku menerima memori yang sama sekali aku tak membutuhkannya. Tapi, mengapa bak petir disiang tanpa mendung sedikitpun, semua yang ia lakukan berhasil masuk kedalamnya. Siapa dia? Mengapa aku bisa tersihir olehnya? Rasa hati pernah mengenalnya, bahkan terasa lain dihati ini saat melihatnya. Entahlah, aku tak bisa menerkanya. Karena semakin aku mencobanya, pikiran itu semakin kuat tertanam dalam pikiranku.

                                                                                                                              R
Bahagianya begitu sangat sederhana, entah kenapa aku tertarik dengan hal yang sederhana yang selalu ia tunjukan padaku. Tapi saat orang lain berbahagia ia hanya menggoreskan sedikit senyuman dibibirnya. Lalu menghilang entah kemana. Tak pernah banyak kata, senyum merekah sudah menjadi daya tarik yang luar biasa. Karena pada kenyataannya dia jarang tersenyum. Rasa penasaran oleh sosok misterius yang berhasil menyelinap dalam pikiranku mulai menghantuiku.
Seperti terhipnotis rasanya. Ketenangan sudah tak kudapatkan lagi saat menatap matanya, sungguh.. aku kelelahan. Kenapa? Karena ketika aku melihat matanya seperti ada rasa sakit yang amat dalam yang tersorot dari tatapan matanya.
Pikiran ku selalu menerobos secara liar dia awang-awang memikirkan sosok misterius yang menjelajahi otakku sepanjang malam. Aku tak mengerti kenapa, layaknya ada semacam rasa aneh dari tatapan kosongnya. Tatapan yang membuatku semakin ingin masuk dalam kehidupan nya yang misterius.
Tak bisa bergaul, tak ingin didekati wanita, tak banyak teman yang suka padanya, tak sedikit pula yang mengejeknya karena ia digosipkan tak menyukai wanita hanya karena ia tak pernah dekat dengan wanita. Sikap dingin sedingin malam bersalju. Mata tajam setajam belati. Aku selalu mengawasinya disetiap saat saat aku memiliki waktu lebih. Aku tau.
Aku ingin mendekatinya, namun aku tak bisa. Aku takut ia menolak. Selain itu seperti ada tabir yang memisahkan kami. Jurang kesedihan sangat terpancar dari tatapan matanya itu yang membuatku enggan mendekatinya.  
Suatu ketika aku mengikutinya saat ia sedang tergesa-gesa pergi kesuatu tempat. Rasa penasaranku memuncak ketika ia terhenti disebuah rumah sakit. Sedang apa ia kerumah sakit? Apa ia sakit? Atau ada orang yang ingin ia temui. Ia sangat tergesa-gesa setelah menerima telefon yang entah dari siapa dan langsung menuju kerumah sakit yang sekarang ia tuju.

                                                                                                                        R
Aku perlahan mengikutinya dari belakang. Ia berhenti didepan pintu kamar yang ia tuju. Pertanyaannya, mengapa ia tidak masuk? Lalu, ia menangis, ia ketakutan, dan ia hancur. Apa yang telah membuatnnya seperti itu aku juga belum menemukan jawabannya. Aku sungguh penasaran dengan apa yang sebenarnya ada didalam kamar itu. Tiba-tiba kulihat dengan samar seorang dokter keluar dari ruangan tersebut dengan wajah yang muram. Dokter itu menepuk punggungnya, seakan mencoba untuk menenangkannya dari keadaan saat itu. Tak lama, akhirnya ia diperbolehkan masuk keruangan tersebut. Setelah aku menunggunya, akhirnya ia keluar dengan deraian air mata yang tak pernah kulihat sebelumnya. Terlihat ia sangat kecewa, bahkan hancur setelahnya. Ia berlalu. Seperti deraian ombak yang menabrak karang yang pergi begitu saja tanpa sempat berpamitan pada pasir yang dilaluinya.
Setelah akhirnya ia pergi meninggalkan ruangan itu, aku diam-diam memasukinya tanpa sepengetahuan siapapun. Dan betapa kagetnya aku, ternyata didalam ruangan itu ada seorang wanita yang sedang koma. Ketika aku mulai melihatnya dengan seksama dan mendekatinya..bagai tersambar petir disiang bolong karena rasa tak percanya aku ketika tau wanita itu memiliki wajah yang sama persis denganku. Aku tidak percaya, setauku orang yang kembar identik sekalipun tetap ada bedanya, tapi mengapa ini... bagaimana bisa? Siapa dia? Terlihat seperti aku. Ataukah itu aku? Tapi bagaimana mungkin aku bisa melihat tubuhku sendiri? dan tak tau apa yang sedang terjadi sebenarnya.
Aku mulai berjalan mundur dan meninggalkan tempat itu. Aku berlari sambil menangis, dan akupun tak mengerti mengapa aku menangis. Anehnya, semua yang aku alami tanpa sebab. Aku bingung, siapa aku? Bagaimana aku bisa disini? Bagaimana aku menangis padahal aku tak merasa duka, bagaimana aku bisa seperti ini?

                                                                                                R
Semua pertanyaan demi pertanyaan muncul dalam diriku ini. Sebenarnya siapa aku? Mengapa aku tak mengenali diriku sendiri?
Saat itu tiba-tiba aku terhempas hembusan angin yang sangat semilir. Membelai lembut pipi serta rambutku, saat kurasakan belaian angin.. aku terbangun. Apakah aku sedang tertidur tadi? Tapi mengapa aku terbangun ditubuh yang sama sekali aku tak mengenalnya. Kejadian aneh yang terus menerus aku alami ini membuatku frustasi. Apa yang harus aku lakukan?.
***
Aku tertidur.
Didalam mimpiku, aku berada disuatu tempat yang sangat indah. Disana aku berfikir bisa bahagia. Tapi.. disaat aku mulai ingin menelusuri lebih jauh tempat itu, terdengar suara tangisann yang entah darimana asalnya. Aku mencoba mencari sumber suara itu, tapi tak kunjung kutemukan. Sayup-sayup terdengar suara yang lirih sekali, ia memanggil sebuah nama. Nama yang tak asing di telingaku. Suara itu terus memanggil, dan aku tak tau harus bagaimana. Tak ada siapapun disini. Di sela kebingunganku, aku dikagetkan dengan suara lain  yang berkata bahwa aku harus pulang. Lantas kemana aku harus pergi?, aku sama sekali tak tau harus kemana sekarang. Suara itu menghilang, aku terjebak ditempat ini. Bagaimana aku bisa pulang? Dan bagaimana aku keluar dari tempat ini. Aaaaaaaaaaaaah semua ini membuatku gila. ***                                                                                                         
Aku duduk termenung dan berfikir apa yang sebenarnya terjadi. Namun, sebuah suara lirih membangunkanku dari lamunanku. Terdengar, “ pulanglah.. aku merindukanmu. Sangat merindukanmu “. Begitu yang aku dengar diiringi dengan tangisin yang menderu-deru. Tapi aku tak tau siapa yang sedang bicara saat itu.
Tiba-tiba suara lain terdengar, “ kamu bisa kembali “.Aku harus kembali kemana?, kemudian terdengar jawaban. “ suatu hari nanti kau akan tau “.
***                                                                                                                  R
Ingatanku pulih, kenangan-kenangan indah menghiasi pikiranku. Ia muncul, orang yang selama ini aku kagumi muncul dalam ingatanku. Ia dan aku telah menjalin kasih sebelumnya. Tiba-tiba ada sebuah layar besar yang terpampang dihadapanku. Disana terputar semua kenangan-kenangan manis yang dulu aku rasakan. Aku beruntung karena semua kenangan indah ku bersamanya selalu berhasil aku potret dan kusimpan rapi di otakku. Sebuah cuplikan tentang aku dengannya, barulah dimulai. Aku dengannya baru menjalin kasih selama 3 hari. sebelum kecelakaan datang. Dalam video itu aku dengannya sangatlah saling mengasihi dan mencintai. Air mataku mulai membasahi pipiku, setiap detik aku melihat tayangan demi tayangan dalam video itu, aku semakin ingin pulang. Pulang dan memeluknya. Dan mengatakan bahwa aku sangat merindukanmu. Ternyata aku mengalami kecelakaan 3 tahun yang lalu. Tepat hari dimana aku dengannya berencana merayakan ulang tahunku yang ke 17 tahun. Begitu gembiranya, aku memacu kendaraanku dengan kencang, berharap ingin segera sampai ditempat dimana kami berdua bertemu. Aku tidak begitu fokus dengan sekitarku, dan akibatnya aku terjatuh dari kendaraan yang aku tumpangi. Disaat itu terjadi, aku hanya teringat olehnya. Lalu semua berubah menjadi kabut-kabut putih yang tebal sehingga aku tak bisa melihat apapun. Air mataku tak terbendung lagi ketika melihat semua yang terjadi terhadapku. Aku tak mengingat apapun, tapi melalui tayangan di video itu aku baru tau ternyata aku sedang koma. Dan disisi lain, aku mengetahui alasannya tidak mendekati wanita lain, karena ia sudah memiliki wanitanya.
Terlihat ia setiap hari datang untuk menemuiku dirumah sakit. Ia selalu menangis dan mengucapkan kata-kata indah nan manis ditelingaku, ia juga sering membacakan buku untukku, dan selalu terselip juga kata “ Pulanglah, aku sungguh sangat merindukanmu “.
***
                                                                                                                                                R
Aku berlari sekuat yang kubisa, aku tak mau tinggal disini. Aku ingin pulang.
Aku menagih janji bahwasannya suatu hari nanti aku akan pulang. Tapi mana? Suatu hari ku tak kunjung datang.
Aku menunggu...
Aku menunggu suatu hari ku datang, untuk bisa terbangun dari tidur panjangku dan memeluknya. Sambil kuselipkan kata “ aku kembali.. aku pulang untukmu. “
Suatu hari ku yang entah kapan datangnya, suatu hari ku yang misterius. Ia tak pernah lelah menungguku, dan aku juga akan tetap terus menunggu suatu hari ku.
Aku ingin memberinya senyuman, agar ia tak lagi kesepian. Ia menderita dan ia tersiksa. Semua yang aku alami, dan semua pertanyaan yang tak terjawab... kini aku telah menemukan jawabannya.
Kulewati malam sepi dan hampa, antara siang dan malam terselip senja yang menjadi batas antara cahaya dan kegelapan. Sama seperti kisah kita berdua, cinta sederhana yang terselip sebuah duka. Disaat harapan hanya berwujud impian, dan hanya meninggalkan seribu jejak kenangan. Saat itu aku seperti kenangan yang beranjak pergi. Memendam sejuta tanya, sebuah cerita tentang cinta sederhana yang dibalut duka. Untuk sebuah cinta yang tertunda, yang layu sebelum menjelma. Aku takut kau akan pergi meningglkan cintaku yang mati.
***
 
R
Sejak malam itu, aku tetap tidak bisa terbangun dari tidur panjangku. Janji suatu hari ku akan datang itu semua akan tetap menjadi misteri tak terpecahkan. Suatu hari ku yang akan membuatku bisa terbangun dari tidurku, suatu hari ku yang sangat kudambakan kedatangannya, dan disaat suatu hari ku datang dan aku terbangun, disana ingin ku ulang semua momen kebersamaan kami. Membuatnya tersenyum, membuatnya hidup kembali, dan membuatnya bersamaku, dalam pelukanku. Kini aku hanya bisa bermimpi bertemu dengannya saja. Tapi, kenangan manis dan tawa mu akan selalu kuputar disetiap mimpi-mimpi ku.
Selamat tinggal..  
                                                                                                                           












                                                                                                                          R

Komentar

Postingan Populer