Langsung ke konten utama

Unggulan

“ THE TRUTH UNTOLD ”

“ The Truth Untold ”  Sebuah pesan untuk ternoda  Oleh: reka andriani ‘ Bagian pertama tulisan ini Hei, jangan menghakimiku hanya karena judul tulisan ini Bahasa Inggris dan aku menceritakannya dalam Bahasa Indonesia ya. Kalian tau kan betapa repotnya kalau aku menulisnya dengan Bahasa Inggris hehe. Aku hanya menulis ini sebagai cerita yang setidaknya harus kukenang. Itu saja. Semoga kalian senang dengan ceritaku. Selamat membaca teman. ... Malam ini bintang-bintang bertabur dan berpadu dengan sinarnya yang apik seakan bergelayut manja kepada sang langit malam. Seolah sedang memamerkan pesonanya kepada jutaan pasang mata yang melihatnya, atau bahkan yang tak sengaja melihatnya. Sebentar, aku lupa menceritakan bulan. Saat itu bulan pun ikut mendampingi langit malam. Sinarnya yang elok berpedar diseluruh wajah bumi menjadikannya primadona malam ini, ditambah dengan gemerlapnya bintang seperti kilau intan yang tak dapat dibayar oleh apapun. Malam ini terasa sesem...

Ceritaku Bersama Hujan



“ Hujan”
Karya : Reka Andriani P.

Ini cerita lama, yang hadir sejenak sebelum hilang. Kutuliskan cerita tentangnya, cerita mengapa aku masih didalam hujan. Agar aku tetap mengingatnya sebagai cerita yang memang pernah ada. Sekarang ataupun nanti, aku dan hujan akan tetap mengingatmu sebagai hujanku.

Ketika aku bermimpi bahwa kisah cinta kita akan nyata seperti mereka, ternyata aku hanyalah sebuah cinta yang tak terungkap. Janjimu memperkenalkanku kepada jutaan bintang dilangit tak pernah kau wujudkan. Segala semoga yang ku harapkan semuanya hanya sebatas cerita. Dan disini aku yang selalu ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. Kemarin aku bercerita kepada hujan, bahwa kau kini telah menghilang. Semuanya yang tertinggal tentang dirimu hanya aku dan hujan yang tau. Ingin aku kembali ketempat dimana semuanya tercipta. Tempat dimana aku, kamu dan cerita kita disaksikan oleh hujan pertama kita.

Ingat ya? Waktu pertama kali kita bersama. Aku berfikir semuanya akan baik-baik saja dengan mu. Bercerita tentang masa lalu, menghabiskan sisa waktu dipenghujung senja, bermain bersama hujan meski kau tak pernah menyukainya. Aku teringat dulu ketika aku bercerita tentang kecintaan ku kepada hujan, kau juga mengatakan bahwa kau menyukainya. Karena hujan adalah saksi bisu cerita kita. Tapi mengapa kemarin saat aku mulai bercerita tentang hujan, kau menyanggah semua cerita. Bahwa kau tak sama sekali tak menyukai hujan. Aku sangat kecewa. Aku hanya tak percaya, kau sanggah semua cerita. Cerita ini adalah tentang sebuah cinta yang tertunda, yang layu sebelum menjelma. Bahwa kau telah pergi, meninggalkan cintamu yang mati bersamaku. Bantulah aku, mengembalikan semua cerita ini, cerita yang sangat berat aku pikul sendiri. Setidaknya bantu aku untuk mengangkatnya dan menitipakannya bersama hujan. Karena dengan begitu, aku akan dengan mudah mengambilnya ketika aku rindu ceritamu, ceritaku dan cerita kita dengan atau tanpa hujan.

Aku harap kau selalu baik-baik saja disana, dan aku akan berbisik kepada hujan untuk selalu menjagamu ketika aku tiada nanti. Karena janjiku kepada hujan adalah menjaga mu dan tawamu. Tapi ketika aku telah tiada nanti, kutitipkan semuanya kepada hujan. Janganlah membenci hujan, karena dia yang selama ini menjagaku untuk tetap bertahan. Sesekali, berceritalah padanya. Apapun itu, meski hujan telah mengetahui semua cerita kita. Cerita yang abadi dipenghujung bulan musim penghujan.



                 Salam rindu untuk Hujanku

[ Cerita ku Bersama Hujan Part I ]

Komentar

Postingan Populer